Wednesday, January 28, 2015

NURSES & OTHER HEALTHCARE PROFESSIONALS VACANCY IN QATAR!

@Nursing_Post Sekilas tentang PHCC (Primary Health Care Corporation), perusahaan penyedia layanan kesehatan (health center) yang dimiliki pemerintah Qatar saat ini memiliki 21 health center tersebar di Qatar dan berencana akan menambah sekitar 20 health center baru lagi, membutuhkan berbagai tenaga medis seiring dengan berkembangnya perusahaan.

1. Staff Nurse

Minimum Job Requirements
· Bachelor of Nursing
· Minimum 3 years of experience after the Bachelor degree in nursing (all types) in primary health care delivery
· Registered Nurse – Training has led to Registration with a National Body that has verifiable indicative content, competencies and based on a scope of practice. Certification, license or training

Requirements
· SCH Licensing Exam.
· CPR course certificate.

2. Lab Technologist

Minimum Job Requirements
· Bachelor of Science in Laboratory Technology
· Minimum 4 years of experience after the Bachelor Degree in a medical Laboratory.
· SCH licensing exam.
· CPR course certificate.
· Minimum 4 years of experience in a medical Laboratory.

3. Radiology Technologist

Minimum Job Requirements
· Bachelor of Science in Medical Imaging
· Minimum 5 years of experience after the Bachelor Degree in a medical Laboratory.
· SCH licensing exam.
· CPR course certificate.

Layanan Ambulance di Indonesia, Peluang dan Harapan

@Nursing_Post | Fakta Yang Ada

Mungkin sering kita melihat di negeri kita, ketika sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi, korban yang berlumuran darah atau sudah tak sadarkan diri hanya diangkut dengan kendaraan bak terbuka.

Korban-korban yang tak berdaya itupun tak mampu menolak dan tak mampu berharap banyak mendapatkan pertolongan pertama yang sebaik mungkin. Para korban hanya bisa berterima kasih sudah ada yang membawanya ke layanan kesehatan terdekat.

Yang menyedihkan lagi jikalau si korban sudah tak sadarkan diri dan dikira meninggal, jasadnya pun terkadang hanya ditutupi dengan sebatang daun pisang. Itu pengalaman saya beberapa tahun lalu, semoga saat ini tidak terjadi lagi.

Ambulance Services di Qatar


Ambulance 999 Qatar
Berbicara mengenai layanan gawat darurat di jalan raya, saya akan berbagi pengalaman tentang layanan gawat darurat di luar negeri, dalam hal ini saya akan berkisah tentang layanan gawat darurat pra rumah sakit di Qatar.

Qatar adalah negara kecil nan kaya akan minyak dan gas bumi. Negara ini juga terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2022. Di negara ini pula sering digelar event-event berskala internasional seperti MotoGP, ATP Tennis, World Conference, dan pernah menjadi tuan rumah Asian Games 2006 dan Piala Asia 2010.

Emergency Response System di Qatar melibatkan tiga layanan yaitu Polisi, Pemadam Kebakaran dan Ambulance. Nomor emergency nya 999. Setiap warga negara baik penduduk lokal maupun pendatang mempunyai hak yang sama untuk memanggil layanan emergency ke nomor 999. Nomor 999 ini bisa ditelepon baik lewat handphone maupun telepon rumah/kantor.

Setiap penelpon nomor 999 ini akan tersambung dengan layanan hotline 24 jam. Operator akan menanyakan ke penelpon tentang kasus yang disampaikan dan akan diarahkan kepada layanan yang tepat. Misalnya seorang penelpon melaporkan tentang adanya kecelakaan jalan raya atau adanya kasus serangan jantung dan terdapat korban, maka operator 999 akan menghubungkan ke polisi dan ambulance, bahkan jikalau ada kemungkinan kebakaran dari kendaraan yang celaka atau adanya tumpahan bahan bakar di jalan raya, maka tim pemadam kebakaran pun akan diluncurkan ke lokasi kecelakaan bersamaan dengan kendaraan polisi dan ambulance.

Tuesday, January 27, 2015

Nothing is Impossible!

@Nursing_Post | Tidak ada yang tidak mungkin! Setiap masalah selalu ada pemecahannya! Setiap kesulitan selalu ada jalan keluarnya! Man Jadda Wajada, siapa yang bersungguh akan berhasil!

Dulu, saya sempat bermimpi bisa berkomunikasi dan menambah wawasan dengan para perawat Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia dan para perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri. Tadinya bepikir, nggak mungkin lah.

Dua tahun lalu, Pak Syaifoel Hardy, ketika itu, adalah Ketua Dewan Pembina organisasi perawat Indonesia di Qatar. Dalam sebuah pertemuan, beliau menawarkan dibentuknya sebuah grup sebagai ajang komunikasi sesama perawat. Dari kesekian rekan-rekan perawat Indonesia yang hadir, saya merupakan satu orang yang paling semangat mendukung ide pak Syaifoel.

Dengan bantuan seorang teman yang sudah sedikit banyak kenal dengan social media, dibuatlah grup Indonesian Nursing Trainers di Facebook. Kami berdua bergerilya. Di awal terbentuk, kami tambahkan tidak hanya perawat, tapi teman-teman non perawat pun kami masukkan ke INT. Tiap hari Pak Syaifoel sebagai CEO INT terus ‘memancing’ agar grup INT terus aktif. Sempat diadakan pertemuan lanjutan dengan beberapa rekan perawat Indonesia di Qatar. Sempat dibentuk board members dengan pembagian tugas dan tanggung jawab. Seleksi alam membuktikan, kami berdua yang bertahan dan terus berusaha agar INT bisa berkiprah dan bermanfaat buat sebanyak-banyak perawat Indonesia.

Ternyata membentuk itu lebih mudah dari pada merawat/menjaga!

Hari berganti hari, bulan pun terus berganti. Hingga tak terasa usia INT kini memasuki tahun kedua. Banyak hal yang saya dapat dari INT. Saya bukanlah seorang IT (Information Technology) professional, saya juga nggak pernah mengenyam pendidikan di Fakultas IT, saya hanya seorang blogger biasa. Tapi Pak Syaifoel menyebut saya sebagai IT Backbone INT. Dengan sebutan itu, awalnya menjadi beban berat bagi saya. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, semua itu saya nikmati, dan sebuah tantangan yang harus dihadapi.

Dengan kalimat Man Jadda Wajada, kita harus yakin sesulit apapun tantangan, selalu bisa diselesaikan. Semua bisa dipelajari, karena sesungguhnya masing-masing dari kita mempunyai potensi luar biasa.

Rotating Paramedic, Serasa Jadi James Bond!


@Nursing_Post | Di akhir tahun 1995, saya baru saja lulus SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) di Kota Batik Pekalongan. Sudah menjadi suatu ‘budaya’ bahwa setelah lulus sekolah perawat pada masa itu, maka dia akan memulai ‘praktik mantri suntik’ di rumahnya. Termasuk saya.

Saya tidak sampai memasang papan praktik layaknya dokter atau pengacara. Sebagai seorang Pak Mantri (begitu orang kampung biasa memanggil), saya tidak mempunyai jam praktik, tidak memungut tarif resmi dan tidak juga memasang iklan di mana-mana. Ketika ada tetangga yang sakit dan datang ke rumah, ya ditolong semampunya. Terkadang ada juga yang meminta untuk datang ke rumah mereka.

Tidak hanya itu, menjadi mantri sunat (tukang supit) di kampung juga dijalani. Dimulai menyunat anak tetangga yang sembuh cepat, saya pun mulai dikenal, di desa sendiri dan desa tetangga, bahkan sampai di kecamatan sebelah.

Sekitar 3 tahun bekerja sebagai tenaga ‘siap lelah’ di Puskesmas. Gaji honorer pun tak pernah didapat. Yang ada hanya uang lelah. Setiap awal bulan, kepala personalia Puskesmas memberi sebuah amplop bertuliskan ‘uang lelah’ kemudian dibawahnya ada tulisan ‘Rp.15,000’ (lima belas ribu rupiah).

Dengan uang segitu, untuk beli bensin pun tak cukup. Namun, semua itu dijalani dengan senang hati, karena saya ingin membanggakan orang tua, bisa menjadi mantri suntik di kampung, bisa dekat dengan mereka dan terkadang membantu keuangan semampunya dari hasil ‘praktik’.

Di tengah kesibukan bekerja sebagai tenaga siap lelah di Puskesmas dan menjadi mantri sunat di kampung sendiri, saya luangkan waktu mengikuti kursus bahasa inggris. Tak ada angan-angan atau impian untuk apa belajar bahasa inggris. Pokoknya hanya ingin belajar dan menambah pengetahuan.

Sampai 3 kursus dilakoni, tapi disetiap akhir program, tidak ada perubahan dalam kemampuan bahasa inggris. Gimana ada perubahan, lha wong ngomong sehari-harinya aja pake Bahasa Banyumasan.

Qualifying Examination References for General Nursing (Prometric Test)


@Nursing_Post | Qualifying Examination References for General Nursing (Prometric Test)

1. All-In-One Care Planning Resource, Swearingen, 2004, Mosby Elsevier

2. Alexander’s Care of Patient in Surgery, Rothrock, 2003, Mosby Elsevier

3. Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical Surgical Nursing, Smeltzer et al, 11th Edition, 2006, Lippincott Williams and Wilkins

4. Fundamentals of Nursing, Standards and Practice, DeLaune and Ladner, 3rd Edition 2006, Delmar Cengage

5. Lippincott Manual of Nursing Practice, Nettina, 8th Edition, 2005, Lippincott Williams and Wilkins

6. Mosby’s Textbook for Long-Term Care Nursing Assistants, Sorrentino and Gorek, 5th Edition, 2007, Mosby Elsevier

7. Nursing Assistant: A Nursing Process Approach, Hegner, Acello, and Caldwell, 9th Edition, 2004, Delmar Cengage

Source: sch.gov.qa


Man3 United FC, Kebanggaan Perawat Indonesia di Qatar!


@Nursing_PostTahun 2001 menjadi awal pertama masuknya tenaga kesehatan asal Indonesia ke Qatar. Setiawan Budi (Alloh yarham) menjadi orang Indonesia pertama yang memasuki pasar kerja kesehatan di Qatar. Almarhum adalah seorang perawat alumni Akper Depkes Semarang.

Sebelum terbentuknya Ppni PerwakilanQatar (INNAQ) di tahun 2008, sejak 2001 dibentuklah INDOMEDIQA. Organisasi kemasyarakatan ini beranggotakan para tenaga kesehatan asal Indonesia di Qatar yang terdiri dari para perawat, dokter, laborat technician dan xray technician.

Akhir tahun 2014 menjadi momen digulirkannya Liga Indomie - IFQ musim 2014/2015. Liga sepakbola Indonesia yang dilaksanakan oleh dan untuk masyarakat Indonesia di Qatar. Dari 10 klub yang ikut bergabung, Manthree United FC tak mau ketinggalan.

Manthree United FC (MUFC) menjadi club kebanggaan para perawat Indonesia di Qatar. INNAQers (sebutan bagi anggota INNAQ) sangat berbangga hati memiliki club MUFC, bukan juara yang menjadi tujuan utama, melainkan partisipasi aktif dan fair play!

Cara Mudah Mengisi Formulir Pendaftaran SIM-K PPNI

@Nursing_Post | Untuk menjadi anggota PPNI secara utuh, maka calon anggota diminta mengisi formuli isian online yang bisa diakses melalui website SIM-K PPNI Pusat. Website tersebut bisa diakses melalui linkwww.simk.inna-ppni.or.id/calon-anggota/pendaftaran. Berikut ini data isian yang diminta dalam formulir tersebut diantaranya:

1. Wilayah registrasi, kolom ini berisi nama kabupaten dan kota seluruh Indonesia, serta perwakilan luar negeri (Qatar, Australia, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Singapura, dan Philippina).
2. Email
3. Nama
4. No KTP
5. Tempat lahir
6. Tanggal lahir
7. Agama
8. Jenis kelamin
9. Status perkawinan
10. Anggota baru (Ya atau Tidak)
11. No telp rumah
12. No handphone

Alamat Sesuai KTP

1. Alamat
2. RT/RW
3. Kelurahan
4. Kecamatan
5. Kabupaten/kota
6. Propinsi
7. Kode pos

Pendidikan terakhir