@Nursing_Post | Filipina, seperti kita tau banyak mengirimkan tenaga kerjanya ke Luar Negeri. Terutama tenaga kerja perawat. Tidak hanya di kawasan Timur Tengah, perawat asal Filipina banyak bekerja di negara-negara besar di dunia, seperti di UK, USA, Canada dan Australia.
7 tahun terakhir, saya menikmati suasana multikultural nursing. Saya bekerja dengan rekan-rekan dari berbagai negara, tak terkecuali dengan perawat-perawat asal Filipina.
Ditengah masih rumitnya mendapatkan STR (Nursing License di Indonesia), tadi pagi saya sempatkan bertanya ke seorang rekan asal Filipina tentang seluk beluk pembuatan Nursing License di negaranya.
Di Filipina, seorang lulusan pendidikan perawat, baru berhak berpraktik secara profesional (bekerja sebagai perawat) tatkala dia sudah lulus dari 10 tahun pendidikan umum dan 4 tahun pendidikan keperawatan.
6 tahun pertama menyelesaikan pendidikan dasar, kemudian dilanjut dengan 4 tahun di pendidikan menengah. Selepas pendidikan menengah (setingkat SMP & SMP di Indonesia), mereka kemudian melanjutkan pendidikan Sarjana Keperawatan (Bachelor Science of Nursing/BSN) selama 4 tahun.
Di akhir masa belajar di tahun ke empat, semua mahasiswa akan melewati ujian akhir di kampus masing-masigm Lulusnya seorang mahasiswa dari Universitas, tidak secara otomatis mengijinkan mereka bekerja sebagai perawat profesional.





